Pembuka
Keuangan berkelanjutan bukan lagi wacana. Regulator sudah menetapkan kerangka, tenggat sudah berjalan, dan pelaku industri dituntut mengubah klaim keberlanjutan menjadi angka yang dapat diaudit.
Di titik itulah ESG RC Forum hadir — sebagai ruang kerja bersama bagi praktisi Governance, Risk, Compliance, and Sustainability di Indonesia. Forum ini tidak berhenti pada sosialisasi regulasi: ia menyediakan alat ukur, bahan rujukan, dan forum pertemuan agar keputusan keberlanjutan berdiri di atas data, bukan asumsi.
Tiga hal yang kami kerjakan: (1) mengubah kinerja keberlanjutan menjadi metrik yang dapat diperbandingkan dan diaudit, (2) menerbitkan riset dan pemikiran kritis yang menjawab tantangan lapangan, dan (3) mempertemukan regulator, industri, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam agenda pelatihan serta diskusi yang berkelanjutan.
Mulailah dari yang paling dekat dengan pekerjaan Anda: hitung risiko iklim perusahaan di KarbonCX, lalu asesmen klasifikasi aktivitas dan kesiapan internal di aplikasi TKBI.
Tiga pilar kerja forum
Struktur informasi forum dibangun di atas tiga bagian yang saling menopang.
Dashboard Kinerja & Integrasi Data
Tiga pilar ESG, Risk & Compliance (RC), dan indikator penilaian — dari klaim menjadi metrik yang dapat diaudit.- Environmental · Social · Governance
- Risiko korporasi, kepatuhan regulasi hijau, standar ISO
- Indikator penilaian berbasis AI
Publikasi, Riset & Laporan Keberlanjutan
Pusat pengetahuan: tolok ukur peringkat, whitepaper, dan pemikiran kritis.- Benchmark Index (ESG Leader Index)
- Whitepaper & pemikiran kritis
- Panduan laporan keberlanjutan
Agenda Forum & Pendaftaran Event
Webinar, workshop, dan dokumentasi thematic forum bersama regulator & pimpinan industri.- Jadwal webinar & workshop
- Pendaftaran peserta
- Rekaman & materi presentasi
Mengapa sekarang
Mulai dari sini
Aplikasi TKBI (berkunci)
Kerangka TKBI v3, asesmen klasifikasi (TSC/SDT), tab per sektor, pilot project, pemetaan portofolio, penilaian kesiapan SDM dan rencana aksi eksekutif.KarbonCX — penghitungan CRMS
Perhitungan CRMS/CRST lengkap dan penyusunan laporan sesuai kerangka OJK/POJK ESG, dengan ekspor laporan dan audit trail.Bagaimana ESGRC dan TKBI saling terhubung
TKBI adalah “buku panduan aturan main” dari regulator (OJK) — standar kepatuhan & pendanaan yang berlaku di luar perusahaan. ESGRC (Environmental, Social, Governance, Risk, and Compliance) adalah “mesin penggerak” di dalam perusahaan untuk memastikan aturan itu benar-benar dipenuhi, sehingga akses pendanaan hijau terbuka.
| Titik hubung | Peran TKBI | Peran ESGRC |
|---|---|---|
| 1. Kepatuhan (Compliance) | Menetapkan Technical Screening Criteria (TSC): Hijau / Transisi / Tidak Memenuhi | Tim GRC memakai TSC sebagai kompas kepatuhan agar operasional diakui berkelanjutan |
| 2. Validasi data & anti greenwashing | Menuntut bukti ilmiah & terukur; rujukan 4 EO + Essential Criteria | Mengumpulkan, mengelola, dan mengaudit data E&S untuk diserahkan ke bank/investor |
| 3. Manajemen risiko | Prinsip Do No Significant Harm (DNSH) | Pilar Risk memetakan risiko lingkungan — mis. Climate Risk and Vulnerability Assessment (CRVA) |
| 4. Akses pembiayaan | Klasifikasi level entitas & portofolio | Tata kelola baik + lolos screening → pembiayaan hijau, green bonds, biaya dana lebih baik |